;

Translate

Monday, August 27, 2012

Cara Pemupukan Berimbang Pada Cabe

Monday, August 27, 2012

Dosis dan frekuensi pemupukan yang dilakukan petani cabe di Ke. Kresna, Kab. Brebes, jelas luar biasa banyaknya. Padahal semakin banyak pupuk yang diberikan, kesuburan tanah meningkat, urat tanaman semakin banyak yang kadang-kadang bisa mengakibatkan kondisi tanaman lemah sehingga kalau ada antraknosa mudah terinfeksi.


Untuk itulah, Balai Penelitian hortikultura Lembang menganjurkan pemupukan berimbang.  paket yang disarankan pupuk kandang 20-30 ton/ ha, 50 kg urea, 150 kg ZA, 50 kg KCI dan100-150 kg TSP per hektar.

pemberiannya dilakukan secara bertahap. Pemupukan pertama pupuk kandang dan TSP dengan cara disebar. setelah tanaman tumbuh, sekitar sepuluh hari kemudian, diberikan lagi urea, ZA dan KCI. Pemupukan yang sama diulang pada bulan ketiga. Dosis yang dipakai setiap kali pemupukan cukup dengan membagi tiga jumlah dosis sesuai paket.


Cara, Pemupukan, Berimbang, Pada, Cabe, Cabai, Budidaya Cabe
Kelebihan pemupukasn berimbang jelas lebih ekonomis. Biaya tenaga kerja berkurang dengan sedikitnya frekuensi pemupukan. Selain itu, terjadi peningkatan produksi sekitar 10% dari hasil rata-rata. Kualitas cabai juga lebih bagus.

Sistem pemupukan berimbang ini terutama ditujukan untuk lahan-lahan tadah hujan (bekas padi sawah). Hanya untuk lahan tadah hujan dan tanah jenis latosol, seperti yang banyak terdapat di Kersana, disarankan pemakain dolomit 1,5-3 ton/ha.

Karena cara pemupukan berimbang tidak sulit, paket ini bisa langsung diterapkan petani. yang perlu dilakuakn ialah menyadarkan mereka bahwa teknologi ini tidak akan menurunkan produksi tanaman cabe.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 8:15 AM

Cara Mempercepat Pertumbuhan Palem

Tak perlu menanti 8 tahun jika ingin memanen palem ekor tupai setinggi 3 meter. Percepatan pertumbuhan palem dimulai sejak persemaian. Biji palem lama berkecambah karena bakal tunas harus menembus tempurung yang keras, agar tunas cepat keluar biji harus dibebaskan dari kulit dan serabut.

Tiga Minggu Bertunas

Untuk memacu perkecambahan biji diletakan diatas tanah. Lalu disiram setiap hari hingga becek. Daging atau sabut yang manis mengundang semut menghabiskan serabut hingga membusuk. Dua minggu kemudian batok sudah kelihatan. Biji lantas dipindah kemedia persemaian.

Biji ditebar dalam pot berisi campuran tanah, pupuk kandang, dan serutan kayu dengan perbandingan seimbang. Pupuk kotoran kambing cocok untuk biji berkulit keras. Lalu siram sehari sekali setiap sore.

Tumbuh Lebih Cepat Dengan  Pupuk dan Pengairan Rutin

Setelah 3 minggu tunas keluar. supaya tidak repot untuk menyiramnya ada cara lain. setelah biji diletakan diatas media, siram basah lalu tutup pot dengan plastik. Selama 10 hari atau 2 minggu tidak perlu disiram. Akar sudah tumbuh.
cara, Mempercepat, Pertumbuhan, Palem, Budidaya Palem, Palem ekor tupaiCara lain, biji direndam selama 3 hari lalu kulit dan daging buah digosok-gosok agar mengelupas. Kemudian biji ditiriskan dan dijemur sampai kering. Ketika akan disemai biji direndam lagi dalam larutan fungisida. Tujuannya supaya tempat akar keluar melunak. Lalu disimpan dalam kantung plastik ditempat teduh sampai berkecambah sebulan kemudian.

Setelah itu bibit dipindahkan ke polibag tunggal berisi media tanah, pupuk kandang, dan serutan kayu. Enam bulan kemudian ganti dengan polibag seukuran karung. Media campuran pasir, pupuk kandang, dan serutan kayu dengan perbandingan 1/2:1:2 atau 1:1:1. Gunakan pasir lumpur yang diambil dari dasar kolam atau sungai.

3 Kali lipat

Selama dipolibag bibit rutin dipupuk dan disiram. Gunakan pupuk ZA yang diberikan setiap  10 atau 20 hari sekali. Dosisnya 1/2 sedok teh untuk polibag kecil, 1 sedok makan untuk polibag besar. Pemupukan terutama diberikan pada bulan-bulan panas saat palem aktif tumbuh.

Penyiraman bibit 2 kali sehari dengan cara dileb seperti sawah. Semua palem memang tahan kering. Namun, pengairan terutama selama musim kemarau akan membuat pertumbuhannya lebih baik. Palem yang senang naungan sesitif terhadap kekeringan. Ia langsung layu dan daun langsung sobek-sobek. Hal sama berlaku pada palem jenis pendek sehingga membutuhkan penyiraman rutin. Setelah tinggi batang 45-50 cm bibit siap dipindahkan kelapang.

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 8:12 AM

Cara Memperbanyak Palem Bismark

Perbanyakan palem bismark cukup sulit, sebab hanya bisa dilakukan lewat biji. Padahal untuk membentuk biji itu dibutuhkan lebih dari satu pohon. Ia memang bersifat dioecious (berumah dua), yakni alat kelamin jantan dan betinanya berada pada pohon yang berbeda.


Di Indonesia palem yang mulai terkenal keindahannya ini belum bisa menghasilkan buah, sebab ia berumah dua, artinya kelamin jantan (bunga jantan) dan betinanya (bunga betina) berada pada tanaman yang berbeda. Jadi ia harus diimpor dari Madagaskar tempat asalnya, atau dari Australia tempat palem bismark banyak ditanam.

Berbeda dengan palem ekor tupai, yang diimpor dalam bentuk buahnya, impor palem bismark adalah bijinya. Bentuk bijinya bulat, dengan sedikit tonjolan beralur membujur, biasanya berwarna cokelat kehitaman. Tempurungnya tebal dan teksturnya sangat keras.

Pengecambahannya memang agak sulit. Bahkan kalau salah, tunas yang diharapkan tidak akan pernah muncul, sebab rusak atau membusuk.

Tahapan memperbanyak palem bismark:


Cara, memperbanyak, palem, bismark, budidaya, palem bismark, cara memperbanyak palem1. Biji yang baru datang dari luar negeri (impor) itu direndam dalam air selama lebih kurang 2 hari, untuk melunakkan bagian tempat keluarnya ‘akar’. Tujuannya agar air dapat masuk dan merangsang perkecambahan embrio.

2. Untuk mempercepat perkecambahan, bagian yang keras dekat keluarnya ‘akar’ itu dikerok dengan pisau atau dikikir sampai kira-kira ¾ bagian kulitnya aus. Perlakuan ini bisa meningkatkan viabilitas (daya tumbuh) biji, sebab tempurung yang keras itu sering terjadi penghalang terjadinya proses imbibisi (masuknya air kedalam embrio biji untuk merangsang perkecambahan) atau keluarnya akar.

3. Biji-biji basah tersebut lalu dimasukkan kedalam kantong plastic kedap air berwarna gelap untuk merangsang perkecambahan. Upayakan agar selama perlakuan ini kebersihan terjaga, dan hindari kontaminasi jamur atau bakteri pembusuk. Letakkan plastik tersebut di tempat teduh.

4. Biji yang bagus  akan berkecambah maksimal 3 minggu kemudian. Tapi kalau biji tersebut sempat dorman, maka perkecambahannya bisa sampai satu tahun.

5. Satu minggu sekali plastik dibuka untuk mengambil biji-biji yang telah berkecambah, dan selanjutnya biji-biji tersebut dimasukkan kedalam mos lembab selama 2-3 hari.

6. Bila ujung akar terlihat meruncing, biji tersebut dipindahkan ke dalam pot pesemaian dengan media pasir beton kasar yang telah dicuci bersih. Tinggi media kira-kira 20 cm.

7. Peletakan biji agak miring kebawah, supaya akar bisa langsung menembus media. Selanjutnya biji tersebut ditimbun pasir sedalam 10 cm, tapi jangan ditekan supaya tidak padat. Jumlah biji kira-kira 10-15 buah/pot ukuran 25 cm.

8. Tutuplah pot tersebut dengan plastik transparan dan simpan di tempat teduh supaya tidak kepanasan serta kelembapan media tetap terjaga.

9. Dua bulan kemudian, biji-biji tersebut beserta akar-akarnya terlihat muncul dipermukaan tanah. Biasanya 3 bulan setelah itu ujung daun mulai tersembul. Pemunculan daunnya unik, bukan dari lubang akar sebagaimana umumnya palem, melainkan dari ruas pertama ‘akar’.

10. Bibit boleh dipindahkan ke pot tunggal berukuran 15 cm x 25 cm, setelah panjang kecambahnya mencapai 25-30 cm, dan telah memiliki akar serabut yang cukup banyak. Medianya campuran tanah, pasir, dan humus, dengan perbandingan 1:1:1.

11. Jangan meletakkan pot ini di tempat yang terkena sinar matahari langsung, sampai kira-kira 2 daun muncul. Kemudian pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar. Media pot pembibitan kedua berupa pasir, tanah kebun, dan pupuk kandang, dengan perbandingan 1:1:1. untuk memacu/mempercepat pertumbuhannya boleh juga ditambahkan pupuk daun,setiap 1-2 minggu sekali. Tanaman dalam pembibitan tahap kedua ini boleh terkena sinar matahari langsung.

12. Bila tanaman telah memiliki 3-4 helai daun yang terbuka, ia harus dipindahkan ke tanah supaya pertumbuhannya lebih cepat.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 8:11 AM

Budidaya Mawar Holland

Idealnya mawar ditanam di daerah yang berketinggian minimal 900 meter dpl. apabiala kurang dari itu kuncup bunganya kecil, suhu udara sebaiknya 15-22 derajat C, kelembapan 75%. Tanah gembur yang ber-pH netral sangat mendukung pertumbuhannya.

Bibit

Mawar hibrida umunya ditanam dari bibit, yang diimpor dalam bentuk setek yang sudah berakar. Ada 3 macam setek mawar impor menurut umurnya. Yang masih dalam bentuk setek mata tidur, sudah umur 6 bulan, dan yang lebih dari 6 bulan.

Dibuat bedengan

Setelah tanah diolah dan digemburkan, dibuat bedengan-bedengan untuk memudahkan penanaman dan perawatan. Lebar bedeng kira-kira satu meter, tinggi 12-25 cm, dan panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan. Jarak antara bedengan  30-50 cm.
Tiap satu meter persegi bisa ditanam 7-8 tanaman. Supaya tanaman tumbuh teratur, kiri kanan bedengan dibatasi dengan tali yang direntangkan dari satu ujung ke ujung lainnya.
Air dan Pupuk

Budidaya, Mawar, Holland, Budidaya mawar holland, Mawar merah, Mawar putihPenanaman mawar dari bibit setek berakar bisa dipetik bunganya setelah 4-5 bulan. Tanaman akan terus menghasilkan bunga, dengan masa produktif 3-5 tahun. Selama  masa itu tanaman membutuhkan perawatan yang memadai.

Mawar tergolong tanaman yang banyak membutuhkan air, tapi tidak boleh berlebih. Setiap hari tanaman disiram dengan air secukupnya. Penyiraman pada areal yang luas dilakukan dengan drip system (sistem tetes air) bersamaan dengan pemupukan.

Untuk menghindari curah hujan yang berlebihan sebaiknya lahan di beri naunggan , misalnya, menanam mawar di bawah bangunan kayu yang beratap plastik.

Pruning dan Bending

Untuk produksi bunga potong, setiap taun tanaman perlu dipangkas atau pruning. Tujuannya untuk menumbuhkan tunas-tunas baru dan membuang bagian tanaman yang rusak. Untuk maksud ini dilakukan pemangkasan total batang/cabang tanaman, sekitar 15-30 cm diatas tanah. Kira-kira 8 minggu sejak pemangkasan itu tanaman sudah dapat dipetik bunganya lagi.

Kadang bunga dibutuhkan dalam jumlah banyak, tapi kondisi tanaman tidak memungkinkan, misalnya banyak batang yang telah tua, bunganya kecil dan tidak produktif, untuk mengatasi hal itu dapat dilakukan bending. Sebenarnya  bending ini dimaksudkan untuk mempercepat tumbuhnya tunas-tunas baru yang menghasilkan bunga.

Bending dilakukan kira-kira 8 minggu sebelum bunga dibutuhkan. Yang di-bending adalah batang yang sudah tinggi dan produksinya menurun, bunganya kecil-kecil. Dengan demikian akan diapatkan  bunga yang lebih besar dan bagus. Caranya, batang ditekuk atau dibengkokan tepat di dekat ruasnya. Setelah 2-3 minggu akan tumbuh tunas-tunas baru, maka batang lama dipangkas. Lima atau enam minggu kemudian tanaman sudah menghasilkan bunga.

Hama dan Penyakit

Untuk mengembalikan kerusakan karena hama dan penyakit seperti tungau, aphid dan thrip; dan infeksi cendawan mildew, seminggu sekali tanaman diseprot dengan pestisida yang sesuai. Sementara itu tanaman tetap disiram dan dipupuk.

Panen

Untuk tukuan komersial mawar dipanen sebelum mekar. dengan cara ini diharapkan bunga akan mekar sedikit demi sedikit ditangan konsumen.
Tangkai bunga dipotong sesuai dengan panjang tangkainya, Setelah itu dikelompokan berdasarkan panjang tangkai, warna atau jenisnya. Setelah itu dikelompokan berdasarkan panjang tangkai, warna atau jenisnya.
Di tingkat produsen bunga mawar diikat menurut kelompoknya, perikat berisi 20 tangkai bunga. Sebelum sampai ketangan floris, tangkai bunga direndam dalam air yang bersih.


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 8:09 AM

Jenis Jamur Konsumsi yang Dibudidayakan

Ada puluhan sampai ribuan jenis jamur yang bisa ditemukan dialam. Namun yang sudah dibudidayakan hanya beberapa jenis saja, budidaya jamur yakni, terbatas pada jamur yang biasa dikonsumsi dan punya nilai ekonomis.

Bagi kehidupan manusia jamur terasa amat penting. Tanpa jamur mungkin orang tidak bisa membuat roti, tempe, tape, oncom, tauco, dan obat-obatan terkenal seperti penisilin.
Beberapa jenis jamur bahkan menjadi sumber makanan yang setara dengan daging, baik kelezatan maupun kandungan gizinya.

Sadar akan potensi jamur sebagai bahan makanan bergiz, pengadaannya tidak mengandalkan hasil ‘buruan’ dari alam, melainkan dari budidaya jamur yang serius dan perdagangan antarnegara. Nilainya cukup tinggi, dari ribuan sampai jutaan rupiah perkilogramnya. Jamur yang dibudidayakan umumnya dari Sub Klas Basidiomycetes. Ukuran tubuh buahnya cukup besar, dan banyak yang dapat dimakan.


Berdasarkan sistematika tumbuhan, Sub Klas basidiomycetes dibagi kedalam beberapa famili, diantaranya Tremellaceae, Auriculariaceae, Cantharellaceae, Boletaceae, dan  Agaricaceae. Tetapi dilapangan kita hanya mengenal dua kelompok  besar jamur yang biasa dimakan dan dibudidayakan (budidaya jamur), yaitu jamur merang dan jamur kayu. Sebutan ini lebih didasarkan atas media tumbuhnya dari pada atas ciri morfologinya, dengan system budidaya yang lebih canggih, pengelompokan ini dianggap kurang tepat.

Jenis-jenis Jamur

  •     Jamur Merang/Padi
1.    Volvariella volvacea
2.    Agaricus spp

  •     Jamur Kayu
1.    Jamur Kuping
3.    Jamur Payung


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.

Pecinta Tanaman - 8:08 AM

Jamur Tiram

Jamur yang lebih popular dengan sebutan oyster mushroom ini mempunyai tangkai tudung tidak tepat di tengah seperti jamur payung, dan tudungnya pun tidak bulat benar, melainkan menyerupai cangkang tiram.

Ukuran dan warna tudungnya bervariasi, tergantung dari spesies masing-masing.
Misalnya, Pleurotus ostreatus (jamur tiram putih/white oyster/hiratake), warna tudungnya putih susu sampai putih kekuningan, dengan garis tengah 3-14 cm. Pleurotus sayor caju (jamur tiram abu-abu), warna tudungnya abu kecoklatan sampai kuning kehitaman, dengan lebar 6-14 cm, pleurotus cystidiosus/P. abalones (tiram coklat/tedokihiratake) yang dikenal dengan jamur’abalon’, warna tudungnya  keputihan, atau sedikit keabuan sampai abu-abu kecoklatan, dengan lebar 5-12 cm. Pleurotus flabellatus (jamur tiram pink/pink oyster/amyhiratake/sakura shimeji) mempunyai tudung mirip  P. ostreatus, hanya lebih lebar.

Jamur tiram dapat diusahakan didaerah beriklim sejuk, dengan suhu antara 15-25 derajat C dan kelembapan 80-95%. Budidaya jamur bisa menggunakan media batang kayu, serbuk gergaji, dan jerami. Pertumbuhannya sampai siap dipanen memerlukan waktu 4-8 minggu . Pemasaran jamur tiram umumnya dalam bentuk awetan dalam kaleng . Hanya sebagian kecil saja yang dipasarkan segar, karena banyak mengandung air, sehingga mudah rusak.






Pecinta Tanaman - 8:07 AM