;

Translate

Sunday, January 18, 2015

Tips Memilih dan Membeli Bibit Jamur Tiram, Champignon, Merang, Kuping, Shitake, Lingzhi

Sunday, January 18, 2015

Tips Membeli dan Memilih Bibit Jamur

Bagi kita yang akan memulai budidaya jamur, tips ini bisa membantu untuk menghindari  atau mengurangi resiko terjadinya kegagalan dalam memilih bibit jamur.

Karena tidak sedikit para petani jamur mengalami kerugian yang cukup besar karena salahsatunya disebabkan awal mula memilih bibit yang kurang baik.

Jamur Tiram, Jamur Champignon, Jamur Merang, Jamur Kuping, Jamur Shitake, Jamur Lingzhi


Dan di bawah ini berlaku bagi semua jenis jamur ( jamur tiram, jamur kuping, jamur shitake, jamur merang, jamur champignon, atau jamur lingzhi), silahkan baca kriterianya di bawah ini:

  • Pilih bibit yang telah teruji. Hal ini dapat diketahui dari nilai BER (biological efficiency ratio) jamur. BER jamur tiram dan jamur lingzhi sekitar 75%, jamur kuping 50-85%, jamur merang 30-35%. Jamur shitake 35-75%, dan jamur champignon 25-40%.

  • Mencari informasi dari petani yang telah dulu melakukan budidaya  dan menyediakan bibit jamur.

  • Membeli bibit jamur dari instansi pemerintah atau perusahaan –perusahaan besar yang ternama . bila memungkinkan , beli bibit yang telah dilegitimasi atau sertifikasi.

  • Miselium berwarna putih telah tumbuh penuh dan merata di media tumbuhnya. Bila tidak merata, dikhawatirkan pada bagian yang tidak ditumbuhi miselium mudah terkontaminasi.

  • Bibit diketahui  waktu pembuatannya sehingga bisa diprediksi masa kadaluarsanya.

  • Mencari referensi dari pengusaha jamur yang sudah berhasil.


Tips Mempertahankan kualitas Bibit Jamur

Untuk mempertahankan bibit jamur agar tetap dalam kondisi prima harus ada perlakuan khusus yang harus diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:

  • Perlakukan bibit jamur agar tetap dalam kondisi lingkungan yang dibutuhkan. Sebagai contoh, jamur tiram membutuhkan lingkungan dengan kondisi suhu pada  kisaran 24-29°C, kelembapan 90-100%, intensitas cahaya cukup, dan tidak kena sinar matahari langsung.

  • Hindarkan bibit jamur dari kontaminasi mikroorganisme lain yang dapat membahayakan pertumbuhan jamur. Oleh karena itu, semua aktivitas yang bersentuhan dengan bibit harus dilakukan secara steril agar bibit jamur tidak terkontaminasi.

  • Bibit jamur yang sudah dibuka harus digunakan sampai habis karena mudah terkena kontaminasi.

  • Bila bibit harus diangkut dan menempuh jarak yang jauh, pertahankan suhu dan kelembapan. Hindarkan dari terjadinya kerusakan wadah bibit karena bisa menjadi  pencetus kontaminasi.

Sumber: Usaha 6 Jenis Jamur Skala Rumah Tangga, Penerbit: Penebar Swadaya

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui Facebook, google plus, atau twitter dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya. 


www.bestbudidayatanaman.com adalah blog personal yang tidak berafiliasi dengan institusi manapun. Blog ini berbagi informasi tentang buku-buku yang membahas budidaya tanaman secara detail dan isi kontennya pun merupakan sinopsis buku-buku tentang tanaman. Hak cipta atas informasi dalam blog ini sepenuhnya milik masing-masing penulis/penerbitnya. Lebih jelas baca di halaman DISCLAIMER

Pecinta Tanaman - 2:29 PM